Berjihad Melawan Diri Sendiri

            Ada dua macam jihad yang harus engkau ketahui wahai kaum, yang pertama adalah jihad batin dan jihad zahir. Jihad batin yang harus kalian laksanakan adalah dengan melawan keinginan diri sendiri, hawa nafsu, tabiatmu, setan, dan melakukan pertobatan dengan sungguh-sungguh dari berbuat kemaksiatan. Sedangkan jihad zahir adalah engkau harus dapat melawan kaum kafir yang melakukan penentangan terhadap Allah dan para Rasull-Nya.
            Saat engkau melakukan zihad batin, lakukanlah dengan harus memutuskan kebiasaan yang diharamkan oleh diri-Nya, dan mengerjakan sesuatu yang telah diperintahkan oleh-Nya dan menjauhi segala perbuatan yang dilarang oleh-Nya.
            Ketahuilah bahwa kematian bagi mereka yang sedang berjihad melawan dan mengalahkan hawa nafsunya, yang sedang bertobat dari dosa-dosanya itu layaknya seperti orang yang sedang merasa kehausan dan mendapatkan minuman segar lalu dia meneguk minuman tersebut sampai dahaganya sirna.
            Wahai kaum imani dan amalkanlah Al-Qur’an dengan ikhlas dan janganlah kalian berlaku riya’ dalam mengamalkannya, ketahuilah bahwa saat ini hanya sedikit sekali dari kalian yang mau mengimani dan mengamalkan Al-Qur’an hanya karena Allah.
            Lapangkanlah dadamu dan berusahalah kamu saat menerima perubahan-perubahan yang didatangkan kepadamu oleh-Nya, meski engkau berada dalam suatu kondisi keletihan dan kenyamanan, saat engkau kaya ataupun miskin, sakit ataupun sehat, yang terpenting dari semua itu adalah hatimu tetap bersama-Nya dalam keadaan apapun juga karna hanya kepada-Nya lah engkau mendapatkan pertolongan.
            Segala keselamatan yang terkandung dalam tindakan taat kepada Allah adalah dengan cara mengerjakan segala perintah-Nya, menjauhi segala larangan-Nya dan menerima segala keputusan-Nya dengan ikhlas.
            Wahai kaum janganlah engkau mementingkan dirimu sendiri, kamu menyukai makanan yang enak, pakaian yang bagus, tempat tinggal yang baik, sedangkan untuk saudaramu sesama muslim kamu lebih suka jika saudaramu mendapatkan sesuatu yang lebih buruk darimu, karna jika ini terjadi dalam diri seorang muslim berarti pengakuanya akan keimanan adalah dusta.
            Jangan pernah engkau bersekutu dengan dirimu sendiri, hartamau, mahluk, dan segala keberuntungan yang ada padamu. Karena sesuatu itu akan membuatmu lupa akan kematian yang setiap saat bisa mendatangimu dan engkau juga akan lupa pada Zat yang telah memberimu risky, serta engkau akan mendapatkan kesusahan dan dihinakan oleh-Nya.
            Wahai saudaraku apakah rasa lapar dan haus disiang hari, dan berbuka dimalam hari dengan makanan haram dapat memberimu manfaat..? jika puasamu hanya dikarenakan mahluk apakah keuntungannya untukmu..? perbaikilah segala amal yang kau lakukan dengan tidak membuat dirimu letih akan semua itu namun engkau hanya mendapatkan kemurkaan-Nya, berpuasalah dan menjalankan amal-Nya hanya diperuntukan bagi-Nya, dan tidak dikarenaka oleh selain diri-Nya.
             Bantulah mereka yang kafir dengan tanganmu dan kemampuanmu, dan tolonglah tetanggamu yang kesusahan, dengan begitu mereka akan membantumu pada hari kiamat nanti dengan rahmat-Nya, sayangilah penghuni bumi sehingga penghuni langitpun menyayangimu.
            Ambilah hakmu, makananmu, minumanmu, pakaianmu, serta tempat tinggalmu dengan jalan syari’at dan serahkan keberuntungan dirimu kepada takdir dan ilmu-Nya yang telah ditentukan-Nya.
            Berilah makan pada dirimu dengan makan yang mubah, bukan dengan yang haram, duduklah didepan pintu-Nya dan berkhidmat kepada-Nya dengan begitu kamu pasti akan bahagia.
            Jika Allah telah memberimu dan mendatangkan padamu pemberian yang banyak itu memang sudah menjadi ketentuan-Nya dan itu sudah menjadi bagianmu, namun jika kamu mendapatkan bagian yang sedikit, maka berlapang dadalah atas pemberian-Nya tersebut, karna dengan begitu kamu tidak membunuh dirimu dan menyia-nyiakannya, selama Allah masih memberikan bagianmu maka ketahuilah bahwa Allah tidaklah lupa dengan dirimu maka jangan pernah kau melupakan-Nya.
            Barang siapa yang membangun dunia orang lain dengan cara menghancurkan akhirat-Nya, berarti engkau telah mengumpulkan dunia untuk orang lain dan memisahkanya dengan akhirat maka engkau pastilah akan celaka kaerena perbuatanmu itu.
            Wahai saudaraku ketahuilah jika engkau disibukan oleh dunia maka sebentar lagi dunia yang selama ini menghiasi kalian akan mencekik kalian, dunia yang telah kau kumpulkan dan kalian nikmati semua itu sebenarnya adalah bencana besar bagi diri kalian.
            Jika telah ada orang saleh yang mengajakmu pergi menuju jalan-Nya maka kamu hanya akan menjadi hujjah yang sangat merugikan jika kamu menolak ajakanya dan malah menghina dan mencacinya.
            Wahai orang-orang yang mengesakan Allah, orang-orang yang musrik, ketahuilah bahwa tidak ada satupun mahluk didunia ini yang dapat menguasai sesuatu, semuanya yang ada didunia ini lemah. Raja, budak, mereka yang kaya ataupun miskin semuannya lemah dan menjadi tahanan takdir-Nya, karna hati mereka berada ditangan kekuasaan-Nya.
            Janganlah kalian membiarkan mata hati kalian berkeliaran, karena jika mata hati kalian tidak kalian kendalikan dengan baik maka mata hati itu akan melemparmu kedalam lembah kenistaan dan kehancuran dan juga dapat menipu kalian. Jangan biarkan ia mengikuti hawa nafsunya, kembalikanlah seutuhnya pada pemiliknya yang ada pada dirimu yaitu Allah.
Daftar pustaka
Buku

Menyingkap Tabir Kesejatian Rabbani

Syekh’Abdul Qadir Jaelani

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: